90 Tangki Air dari Tamantirto Utara: Menembus Kekeringan, Menguatkan Silaturahmi Muhammadiyah
**Bantul, 26 September 2026** — Ketika kemarau membuat air semakin sulit didapat, kepedulian tidak boleh ikut mengering. Pesan itulah yang dibawa **Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamantirto Utara** bersama **Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah Tamantirto Utara, warga, dan simpatisan Muhammadiyah Tamantirto Utara (Mutiara)** dalam kegiatan bakti sosial dan rihlah touring silaturahmi, Sabtu (26/9/2026).
Sebanyak **90 tangki air bersih** dikirimkan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah **Seloharjo, Dlingo, Bantul, dan Giripurwo, Gunungkidul**.
Lebih dari **35 personel** turut mengawal perjalanan bantuan tersebut. Dengan sepeda motor, rombongan bergerak dari **Masjid Husnul Khotimah, Peleman**, menuju lokasi-lokasi penerima bantuan. Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan touring, tetapi menjadi perjalanan kemanusiaan: membawa air, membawa kepedulian, sekaligus membawa semangat persaudaraan Muhammadiyah lintas wilayah.
Dari Rakorja Menjadi Aksi Nyata
Kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari hasil **Rapat Koordinasi Kerja (Rakorja) Forkamm Barat Ringroad dan Timur Ringroad**. Gagasan yang dibahas dalam forum tersebut kemudian diwujudkan menjadi aksi nyata melalui kegiatan sosial dan silaturahmi antarranting Muhammadiyah.
Ketua PRM Tamantirto Utara, **Aris Suprihadi, S.H., M.H.**, memimpin langsung rombongan. Sebelum keberangkatan, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Muhammadiyah Tamantirto Utara, jamaah masjid, simpatisan, serta seluruh unsur Muhammadiyah yang telah bergotong royong mewujudkan bantuan tersebut.
Secara khusus, Aris memberikan apresiasi kepada **Pemuda Ranting Muhammadiyah Tamantirto Utara** yang selama ini menjadi salah satu garda depan berbagai kegiatan ranting, khususnya kegiatan sosial dan agenda-agenda di luar lingkungan ranting.

> “Terima kasih kepada seluruh warga Muhammadiyah Tamantirto Utara, para jamaah masjid, seluruh unsur Muhammadiyah, dan khususnya Pemuda Ranting Muhammadiyah Tamantirto Utara. Pemuda selama ini menjadi garda depan kegiatan ranting dan banyak menopang kerja-kerja Muhammadiyah, khususnya untuk agenda-agenda di luar. Semoga kerja keras dan rasa peduli ini menjadi keberkahan bagi warga Tamantirto Utara,” ungkap Aris.
40 Tangki untuk Seloharjo, Air Mata di Tengah Kekeringan
Sebanyak **40 tangki air bersih** disalurkan pada titik pertama. Bantuan diterima langsung oleh **Ketua PRM Giripurwo Timur Pundong, Suyanto**.

Suasana haru mewarnai penyerahan bantuan. Suyanto bahkan meneteskan air mata ketika menerima bantuan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih sekaligus mengungkapkan betapa besar arti kepedulian warga Muhammadiyah Tamantirto Utara bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air.
Kepedulian tersebut menjadi semakin berarti karena wilayah Seloharjo memang mengalami persoalan kekurangan air pada musim kemarau. Data bantuan air bersih pada September 2026 mencatat tiga dusun di Kalurahan Seloharjo—Geger, Sorotopo, dan Dermojurang—mencakup sedikitnya **385 kepala keluarga** yang menjadi sasaran bantuan air bersih.
Suyanto mengapresiasi semangat dan pengorbanan saudara-saudara Muhammadiyah Tamantirto Utara yang telah mengoordinasikan, menghimpun, dan mengirimkan bantuan dalam jumlah besar untuk membantu masyarakat.
Tangisan Suyanto menjadi gambaran sederhana bahwa bagi masyarakat yang sedang mengalami kekeringan, air bukan sekadar bantuan. **Air adalah kebutuhan hidup.**
50 Tangki Menyapa Warga Giripurwo Gunungkidul
Perjalanan kemudian berlanjut menuju **Giripurwo, Gunungkidul**. Sebanyak **50 tangki air bersih** diserahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Bantuan diterima langsung oleh **Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Giripurwo**. Ketua PRM Tamantirto Utara, Aris Suprihadi, menyerahkan bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian dan persaudaraan Muhammadiyah.
Kebutuhan air bersih di Giripurwo bukan persoalan kecil. Data BPBD yang diberitakan ANTARA mencatat bahwa **1.916 KK di Kalurahan Giripurwo** pernah tercatat terdampak kekeringan. Bahkan pada Agustus 2026, kondisi kekeringan di Giripurwo masih dirasakan masyarakat dan distribusi air bersih masih dilakukan oleh berbagai pihak.
Karena itu, 50 tangki yang dikirim PRM Tamantirto Utara menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kemarau.
### “Sedekah yang Paling Utama adalah Air”
Apa yang dilakukan warga Muhammadiyah Tamantirto Utara memiliki landasan yang kuat dalam ajaran Islam.
Dalam **Sunan Abu Dawud**, Sa’ad bin Ubadah bertanya kepada Rasulullah ﷺ mengenai bentuk sedekah yang paling utama. Rasulullah ﷺ menjawab:
> **الْمَاءُ**
> **“Air.”**
Hadis tersebut terdapat dalam *Sunan Abi Dawud* nomor 1679 dan 1681 dan dinilai *hasan* oleh Al-Albani. Riwayat tersebut bahkan mengisahkan bahwa Sa’ad kemudian menggali sumur dan menjadikannya sebagai sedekah untuk ibunya.
Dengan demikian, mengirimkan air kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bentuk **sedekah dan kepedulian kemanusiaan** yang memiliki pijakan dalam ajaran Rasulullah ﷺ.
Semangat tersebut sejalan dengan prinsip Muhammadiyah untuk menghadirkan Islam sebagai agama yang membawa kemanfaatan bagi kehidupan.
### Bukan Sekadar Air, tetapi Persaudaraan
Sebanyak **90 tangki air bersih** memang menjadi angka utama dalam kegiatan ini. Namun, yang dibawa rombongan PRM Tamantirto Utara sesungguhnya lebih besar dari sekadar air.
Ada **kepedulian** yang dikirimkan.
Ada **pengorbanan** yang menyertainya.
Ada **silaturahmi** yang diperkuat.
Dan ada **semangat persaudaraan Muhammadiyah** yang semakin dipererat.
Rihlah touring dengan sepeda motor menjadi sarana mempertemukan warga Muhammadiyah dari berbagai wilayah. Sementara bakti sosial menjadi bukti bahwa silaturahmi tidak berhenti pada pertemuan dan percakapan, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk **ta’awun dan aksi nyata untuk membantu sesama**.
Kegiatan ini juga memperlihatkan kekuatan sebuah ranting ketika seluruh unsur bergerak bersama: pimpinan ranting, pemuda, jamaah masjid, warga, dan simpatisan.
Dari Tamantirto Utara, air bergerak menuju daerah yang membutuhkan.
Dari hati warga, kepedulian bergerak menuju hati saudara.
Dan dari silaturahmi, tumbuh kekuatan untuk terus berbuat bagi masyarakat.
Semoga setiap tetes air yang diberikan menjadi **amal jariyah**, setiap kilometer perjalanan menjadi bagian dari ibadah, dan setiap pengorbanan warga Muhammadiyah Tamantirto Utara menjadi jalan datangnya keberkahan dari Allah SWT.
**Karena terkadang, dakwah tidak harus banyak berkata. Cukup hadir ketika saudara membutuhkan—membawa air ketika mereka kehausan, membawa kepedulian ketika mereka membutuhkan, dan membawa persaudaraan ketika jarak memisahkan.**
**PRM Tamantirto Utara — Bergerak, Berbagi, Mengabdi.**


