Sekolah Muhammadiyah Kluster 3 Bantul Galang Sinergi Majukan Pendidikan

share on:

Bantul — Semangat kolaborasi kembali diteguhkan oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah yang tergabung dalam BKSM Kluster 3. Pada Kamis (14/8/2025) siang, bertempat di SMP Aisyiyah Unggulan, para kepala sekolah dari SMP Aisyiyah Unggulan, SMP Muhammadiyah Banguntapan, SMP Muhammadiyah Kasihan, MTs Muhammadiyah Bantul, dan MTs Muhammadiyah Kasihan duduk bersama dalam forum silaturahim sekaligus diskusi strategis untuk kemajuan sekolah.

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari pembinaan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul yang mendorong agar sekolah-sekolah Muhammadiyah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan tumbuh dengan kekuatan kolektif.

Suasana pertemuan berlangsung hangat, penuh ide segar, sekaligus menggugah optimisme. Masing-masing sekolah diberi kesempatan menyampaikan perkembangan dan inovasi terbaru yang sudah dirintis di lembaganya, mulai dari program unggulan, strategi pembelajaran, hingga penguatan karakter siswa. Setelah itu, forum berlanjut pada pembahasan tantangan nyata yang dihadapi sekolah Muhammadiyah di era kompetisi pendidikan yang semakin ketat.

Dari diskusi tersebut, mengemuka sejumlah gagasan inovatif untuk memperkuat daya saing sekolah Muhammadiyah. Di antaranya pembentukan tim admisi yang bertugas melakukan promosi pendidikan sekaligus membuka pendaftaran siswa baru sepanjang tahun, pendirian unit layanan LAZISMU di sekolah/madrasah untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat gerakan filantropi, serta pengoptimalan kantin sekolah agar menjadi sumber pendanaan non-SPP yang berkelanjutan. Beberapa ide ini mengemuka dari MTs Muhammadiyah Kasihan melalui kepala madrasahnya, yang menekankan pentingnya kemandirian sekolah dalam menghadapi tantangan ke depan.

Selain agenda bersama tersebut, tiap sekolah juga menyusun rencana inovasi spesifik sesuai karakteristik dan potensinya. Langkah ini menegaskan bahwa sekolah Muhammadiyah di Bantul tidak hanya berfokus pada keberlanjutan internal, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang kokoh dan mandiri.

Pertemuan BKSM Kluster 3 ini membuktikan bahwa sekolah Muhammadiyah di Bantul memiliki tekad yang sama: bergerak maju dengan kolaborasi, bukan bersaing sendiri-sendiri. Sinergi inilah yang diyakini akan menjadi kunci menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang semakin berdaya saing, adaptif, dan berkemajuan. (fur)

Leave a Response