Kajian Rutin PRM Tamantirto Utara bersama Ustad Aris Samsugito, S.Ag., M.Pd. sekretaris PDM Bantul, pada 26 Juni 2026 di Masjid Baitusaalam Geblagan Tamantirto Kasihan Bantul selepas isya. Dihadiri oleh segenap Anggota PRM Tamantirto Utara (PRM Mutiara) lebih kurang 40 orang anggota pimpinan. Kajian yang wajib dihadiri oleh anggota pimpinan sebagai sarana penguatan iman dan girah dakwah Muhammadiyah.
Aris Samsugito mengawali dengan sebuah slogan pendidikan “Ing Ngarsa Sung Tulada”. Menekankan bahwa anggota pimpinan ranting wajib menjadi teladan disebutkan dalam kata tulada. Dan semestinya baru bisa menjadi teladan ketika kapasitas diri baik ilmu, amal, apalagi akhlaq mumpuni. Oleh karenanya anggota PRM wajib selalu tolabul ‘ilmi dan selalu beramal salih dalam bentuk apapun serta dimanapun.
Kajian yang dimodaratori oleh Imam Taufiq, S.Pd. diawali dengan tadarus dilanjutkan sambutan dari Ketua PRM Mutiara Bapak Aris Suprihadi, S.H., M.H. Menyampaikan terimakasih kepada Takmir Masjid Baitusaalam yang sudah mempersiapkan sarana dan prasarana guna terselenggaranya kajian. Aris Suprihadi, menyampaikan juga bahwa kajian ini rutin diselenggarakan setiap bulan dan bergilir dari masjid ke masjid. Berharap agar jalinan silaturahmi antara PRM dan Takmir Masjid senantiasa terjalin sehingga dakwah semakin terkoordinasi dan tertata baik.

Aris Samsugito menekankan bahwa anggota pimpinan harus menauladani nabi dalam berdakwah. Sifat nabi yang senantiasa sidiq, amanah, tabliqh, dan fatonah wajib dipelajari dan dijiwai. Akhlaq rasul yg karimah wajib dipraktikkan, dibiasakan, dan dirasakan.
Anggota pimpinan Muhammadiyah mulai tingkat ranting termasuk ortom apalagi tingkat di atasnya hingga Pimpinan Pusat wajib memegang tanggung jawab dalam bekerja dimanapun instansinya. Menjauhi praktik-praktik korupsi, kolusi, dan manipulasi. Membiasakan transapatasi dan melakukan audit baik soal kinerja maupun kualitas. Dan senantiasa berhati-hati masalah moral, tegasnya.


