Pelepasan dan Purnasiswa Kelas XII SMK Muhammadiyah Bangunjiwo Barat

share on:

BANGUNJIWO – SMK Muhammadiyah Bangunjiwo menggelar pelepasan dan purnasiswa kelas XII di Aula Kelurahan Bangunjiwo, Senin (4/5/2026). Sebanyak 43 siswa resmi dilepas pada acara tersebut. Rinciannya, 6 siswa berasal dari Jurusan Tata Busana dan 37 siswa dari Jurusan Teknik Sepeda Motor.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa dan sambutan Kepala SMK Muhammadiyah Bangunjiwo , Abdur Rahman, S.Pd.T., M.T.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Bangunjiwo Parja, S.T., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Bantul Drs. Sapto Priyono, M.M., tokoh Muhammadiyah Bangunjiwo, tokoh masyarakat, serta orang tua siswa.

Perwakilan orang tua siswa, Supartini, menyampaikan harapannya. “Semoga sekolah ini melahirkan alumni yang mempunyai kompetensi siap bersaing di dunia kerja dan sukses melanjutkan studi ke jenjang yang lebih baik,” ujarnya. Suasana haru tercipta saat siswa kelas XII, Keysa, mempersembahkan puisi dan lagu berjudul Terima Kasih untuk Ibu dan Ayah.

Ketua Komite Sekolah, Agus Mulyono, S.E., M.M., menegaskan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang unggul, mandiri, dan Islami. Menurutnya, Muhammadiyah tidak anti budaya. “Buktinya pagi ini siswa menampilkan seni budaya yang luar biasa, mulai dari seni tari, bela diri, hingga fashion show,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Balai Pendidikan Kabupaten Bantul yang diwakili pengawas sekolah Dra. Giyarsih, S.Si., M.Pd. berpesan kepada alumni agar ikut menyukseskan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Ia menyampaikan tiga pesan kepada lulusan. Pertama, relevan dengan terus belajar tanpa henti agar pengetahuan dan keahlian selalu terbarukan. Kedua, berkarakter dengan mengedepankan akhlak karimah. Ketiga, menghargai perjuangan orang tua karena dukungan, jerih payah, keringat, dan doa mereka sangat berperan bagi kesuksesan anak.

Pengawas sekolah juga menyampaikan tiga larangan kepada siswa yang dilepas: dilarang melakukan vandalisme, dilarang menggunakan dan mengedarkan narkoba, serta dilarang bergerombol, konvoi, dan balapan liar.”Jaga nama baik almamater. Selamat berjuang meraih cita-cita,” pesannya.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustaz Muslim, M.Ag.(mar)

Leave a Response